Dibuka Presiden Jokowi, Pj Bupati Barsel Hadiri Musrenbangnas 2024 di Jakarta

Selasa, 7 Mei 2024 | Admin

JAKARTA – Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Dr. H. Deddy Winarwan, M.Si, didampingi Kepala Bappeda Jaya Wardhana, SE, M.Ec. Dev,, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2024).

Kementerian PPN/Bappenas melaksanakan Musrenbangnas tersebut, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Digelar sebagai puncak konsolidasi usulan pembangunan melalui rangkaian desk pada 28 April-8 Mei 2024, Musrenbangnas 2024.

Musrenbangnas 2024 yang bertema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan” tersebut, dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo yang didampingi oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.

Hadir pula Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju beserta Gubernur, Bupati/Walikota dan para Sekretaris Daerah dari seluruh Indonesia.

Presiden Jokowi dalam arahannya meminta para pejabat daerah untuk berhati-hati dalam menyusun fiskal dan anggaran yang direncanakan.

“Jangan sampai ada satu rupiah pun uang yang meleset dari rencana yang sudah kita buat dalam pembahasan Musrenbangnas ini,” kata Jokowi.

Begitupun dengan skala prioritas, Jokowi mengimbau agar memprioritaskan apa yang telah direncanakan dan juga semua pihak diimbau untuk berhati-hati dalam pengelolaan fiskal dan anggaran. Rupiah yang direalisasikan juga diharapkan tidak meleset dari rencana yang dibuat di awal.

Presiden Joko Widodo menegaskan, pentingnya sinkronisasi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program-program pembangunan.

Presiden menekankan, pentingnya memastikan rencana pembangunan pusat dan daerah berjalan beriringan.
Selain itu, Presiden Jokowi juga menyoroti tantangan global yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan sejumlah negara yang menghadapi ancaman resesi.

Presiden menegaskan perlunya kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal dan memperhatikan skala prioritas.

Selanjutnya, Kepala Negara pun menyoroti pentingnya memastikan bahwa program pembangunan memiliki orientasi hasil yang jelas dan manfaat ekonomi yang terlihat. Presiden menekankan bahwa program tersebut harus tepat sasaran dan strategis.

“Artinya APBD, APBN itu betul-betul manfaatnya kelihatan, karena tepat sasaran. Jangan sampai ada saya lihat anggaran untuk stunting, diberikan ke puskesmas jadinya pagar puskesmas, ada, jangan bilang enggak ada, ada. Enggak ada hubungannya stunting sama pagar,” tegas presiden.

Usai menghadiri pembukaan Musrenbang Nasional, saat dihubungi awak media, Pj Bupati Barsel Deddy Winarwan mengungkapkan, Musrenbang Nasional itu membahas tentang target-target pembangunan yang ada di pemerintahan, khususnya di pemerintah pusat. Melalui Musrenbangnas tersebut, lanjut Deddy, Pemerintah berharap seluruh RPJPD dan RPJMD bisa sinkron satu sama lain dengan RPJPN dan RPJMN.

“Pak Presiden ingin ada kelanjutan dalam proses pembangunan, artinya harus sampai tuntas. Untuk itu, semua program pembangunan harus bisa tuntas. Daerah punya RPJPD dan RPJMD yang saat ini harus sinkron dengan RPJPN dan RPJMN, agar bisa dilanjutkan dan pembangunan bisa selesai. Begitu juga pembangunan dari pusat ke daerah, supaya yang dibangun bisa selesai. Untuk itu Pemkab Barsel mendukung integrasi pembangunan pusat dan daerah,” pungkasnya.(GK1)

Array

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya